Kamis, 02 Februari 2012

PROGRAM RUMAH RAKYAT NAN MURAH


Sudah Menjadi Fitrah Manusia , Rumah atau Tempat Tinggal adalah merupakan kebutuhan dasar dan menjadi hak setiap insan untuk bertahan hidup dan mempertahankan kehidupan dengan aman ,nyaman ,tentram dan adil. Hal ini menjadi keharusan urusan tersebut dipikul oleh Pemerintah ( Penguasa ) untuk menyediakan Perumahan/ Rumah Murah.
Banyak hal sudah dilakukan oleh Pemerintah kita dalam mendorong  terciptanya penyediaan Perumahan Rakyat yaitu dengan program Rumah Rakyat atau Rumah sangat murah. Dengan berbagai kebijakan antara lain seperti subsidi uang muka,penurunan bunga Kredit bank ,pengambilan kredit dengan jangka waktu lama diatas 10 th,berbagai kebijaksanaan dipermudah Pem kot terkait masalah alokasi lahan peruntukan Rumah Rakyat, serta pajak yang rendah bagi pengembang yang melaksanakan pengembangan rumah murah tersebut.
Konsep Perumahan yg dibutuhkan rakyat sebenarnya tidak hanya Murah ,sehat dan layak huni saja tapi bagaimana menjadikan Perumahan tersebut menjadi kawasan terpadu ekonomi dan dapat menggali potensi  Ekonomi masyarakat kelas menengah bawah bisa survive di lingkungkungan nya tanpa harus terpusat satu titik Kawasan ekonomi yg sudah ada ,shg Para Masyarakat tdk saja harus tiap hari Urban kepusat kota untuk melakukan traksaksi ekonominya tapi juga membangun kawasan ekonomi baru tak jauh dr tempat tinggalnya. Salahsatunya dengan tersedianya fasilitas Jalan ,Drainese cukup, Listrik ,Atb,Telekomunikasi , Taman-Taman Penghijauan(Bermain),kalau perlu Taman Pemancingan, Serta Pasar sebagai Pusat Ekonominya beserta turunananya.
Hal ini untuk menjawab tantangan yg ada dilapangan bahwasanya yang terjadi sebenarnya adalah perumahan Rakyat yang dibangun Pengembang tdk sesuai rencana dan terkesan asal asalan karena dianggap murah oleh Pengembang dan sering salah target sasaran pembeli yang di rencanakan Pemerintah .Lahan yang jauh dan sepi ditambah jalan yang lama tdk dibangunnya pengembang sering menjadi alasan tersendiri bagi rakyat bawah untuk ogah-ogahan tinggal di tempat yg telah disediakan tersebut. Apalagi banyak rakyat menengah bawah masih menggantungkan kehidupan nya di daerah keramaian ( Kota).Kurang nya dinas terkait turun lapangan untuk mengontrol Pengembang nakal yang membangun asal asalan juga menjadi penyebab salah sasaran peruntukan Rumah rakyat yang jatuh di tangan para orang berduit yang sekedar  Investasi dan mencari untung Pribadi.
Sering konsep kebijakan yang dibangun Pemerintah karena kurang nya kontrol dilapangan atau kong kalikong ,di manfaatkan oleh Pengembang tak bertanggung jawab ( Pengembang karbitan )untuk meraup untung semata tanpa mengindahkan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai Pemerintah.Coba kita harus rubah, Pemerintah juga harus ketat dalam Pengawasan program-programnya sehingga tak sia-sia dengan berbagai konsep yang bagus dan sering tak berhasil ditingkat pelaksanaannya.
Demikian
Opini Media Indonesia  Des 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar