Asuransi adalah satu konsep
Transaksi ekonomi yang menggantungkan penawaran pasca musibah baik seseorang
atau Perusahaan dan saat ini sdh banyak dikembangkan asuransi dlm bentuk
pendidikan spt layaknya tabungan dll. ironis sekali saat banyak kejadian
/peristiwa terjadi pd seseorang malah klem asuransi sering sangat susah dan
berbelit belit shg membuat org stress.padahal kalau boleh dibilang uang kita
juga yg diputar2. dlm Islam asuransi msh dlm kategori abu-abu hukumnya, karna
Islam tdk mengenal satu transaksi keuangan tanpa ada barang, sementra uang kita
tertanam dlm waktu tertentu ...kita mengharapkan satu takdir yg boleh dibilang
menyalahi aturan Tuhan Asuransi tdk cocok diterapkan di masyarakat yg agamis
spt Indonesia.
Disamping banyak bertentangan dg
syariat juga banyak merugikan masyarakat akibat klem-klem yang sangat sulit
untuk dicairkan. sudah susah. untuk mendapatkan uang sendiri saja sangat
berliku, bagus dana kita tanam dlm bentuk kerja sama modal untung dan rugi yg
banyak diterapkan KoperaSI - koperasi syariah yg sdh mulai bertebaran. Karna masyarakat kita udah ngga bodoh lg dan
sadar akan asuransi sedikit demi sedikit banyak meninggalkan praktek traksakasi
tak jelas itu.
Pemerintah seharusnya jangan
memberikan ruang yg cukup akan keberadaan asuransi yg sangat menjamur itu.lebih-lebih
banyak merugikan masyarakat ketimbang manfaatnya../sekali lagi jgnlah kita
terjebak iming iming akan klem , dan jgn biarkan dirimu mendapat klem asuransi
saat kita tak punya kaki atau tangan. harta baru bs dinikmati oleh orang-orang
yang sehat bukan orang yang sakit .biarkan Tuhan yg menentukan takdir kita
karna itu keputusanNya. kita manusia hanya bisa menerima takdirnya bukan
melawanya Hidup lah dengan Tenang damai , sehat dan iman, selalu mengingat mati
, semoga kita menjadi kaya dlm ketengan hati ketimbang mengharap yg tak jelas
klem
Demikian
Burhanuddin